Selasa, 27 Mei 2014

'Kucing raksasa' punah di Inggris di awal abad 20

Kucing raksasa punah di Inggris di pergantian abad terakhir.
Para ilmuwan mengatakan, 'kucing raksasa' alias Canadian lynx mengalami kepunahan di Inggris pada peralihan abad terakhir.

Di masa-masa tersebut, hewan ini diketahui pernah berkeliaran di pedesaan Inggris, yaitu di wilayah barat daya Inggris pada 1903, sebelum ditembak setelah menyerang dua ekor anjing di Devon.
Hasil penelitian terbaru, seperti dilaporkan Journal Historical Biology, mengungkapkan bahwa kemungkinan hewan ini pernah ditangkarkan dalam beberapa waktu sebelum melarikan diri atau sengaja dibebaskan.
Setelah kematiannya, jasad hewan ini kemudian disumbangkan ke Museum Bristol dan beberapa kali dipamerkan.
Semula tidak diketahui jenis kucing tersebut, namun lebih satu abad kemudian para ahli meyakini bahwa kucing besar di Inggris itu merupakan kucing Canadian Lynx -- ukurannya fisiknya bisa sebesar anjing dewasa -- yang banyak ditemukan di Kanada dan wilayah utara AS.

Dr Ross Barnett, ahli biologi molecular dari Universitas Kopenhagen dan Universitas Durham, mengatakan: "Saya telah melihat salah satu kucing ini di alam liar".
"Mereka adalah jenis kucing yang cukup mengesankan. Ukuran fisiknya masuk akal, memiliki banyak bulu halus sehingga terlihat lebih besar, memiliki cakar yang tajam, gigi serta otot yang kuat..."

Yakin masih berkeliaran

Selama beberapa dekade sejumlah orang mengklaim telah melihat kucing besar terseebut masih berkeliaran di pedesaan Inggris, termasuk laporan adanya seekor singa berkeliaran di wilayah Essex, pada 2012 lalu.
Namun sebagian besar klaim ini ditolak para ahli yang menyebutnya sebagai berita palsu (hoax) atau bahkan halusinasi.
Jonathan McGowan, seorang naturalis asal Bournemouth, Inggris, adalah salah satu dari mereka yang percaya bahwa kucing besar itu masih hidup berdampingan dengan manusia.
Dalam 12 tahun terakhir, McGowan mengumpulkan apa yang disebutnya sebagai bukti-bukti bahwa hewan itu masih hidup dan berkeliaran di pedesaan Inggris.
Kekagumannya atas kucing raksasa dipicu oleh suatu penampakan yang dia klaim sebagai seekor puma, pada 1984 silam.

Semenjak saat itulah dia mengumpulkan berbagai contoh bulu, jejak kaki, serta tulang yang diyakininya sebagai bukti bahwa kucing besar tersebut belum punah, walaupun sejauh ini dia belum mampu mendapatkan bukti visualnya.
Sumber:http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/04/130426_kucing_raksasa_punah_inggris.shtml

Tidak ada komentar:

Posting Komentar